Mimi Hidayah, S.Ag Ingin Menjadi Inspirator Bagi Konseling Indonesia Dan Asia

buk mimi

Wanita dengan paras wajah keibuan ini lahir di Taratak, kota Payakumbuh provinsi Sumatra Barat pada tanggal 26 Januari 1974. Anak dari bapak Suharnis Yunus, S.Pd.I dan Ibu Rosnialis (Almh) tersebut bernama lengkap Ibu Mimi Hidayah S.Ag. Buk Mimi merupakan panggilan akrab dari wanita yang hobi desain interior dan eksterior ini. Meskipun sibuk mengurusi kedua balitanya, ia mampu membagi waktunya dengan baik.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini pernah menamatkan sekolah di MTs N Dangung-Dangung Kabupaten 50 Kota. Kemudian melanjutkan ke PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) Payakumbuh. Gelar Strata Satu (SI) dicapainya setelah lulus dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah (STIT) Diniyyah Puteri padang Panjang. Guru Akidah Akhlak MA KMI Diniyyah Puteri tersebut juga merupakan Direktur Diniyyah Conseling Centre (DCC). Sebagai seorang konselor, wanita yang mengidolakan Rasulullah SAW ini bercita-cita menjadikan DCC sebagai pusat konseling terbaik Asia. Keinginan tersebut sesuai dengan misi pendidikan dari DCC yaitu menfasilitasi pengembangan karakter muslimah sejati yang bertujuan untuk mengembangkan karakter setiap muslimah khususnya dan karakter manusia pada umumnya, kedepannya DCC diharapkan mampu menjadi inspirator bagi semua konseling Indonesia dan Asia.

Hidup mulia atau mati sebagai syuhada, motto dari wanita dengan segudang pengalaman ini. Ia pernah mengikuti berbagai kegiatan nasional bahkan internasional, diantaranya Leadership Lifeskill training di Jakarta (19-21 Oktober 2007), Ismaic Trauma Healing di Jakarta tahun 2010, guru pendamping dalam debat Bahasa Arab tingkat Asean di USIM Malaysia (Maret 2011), Program Rakan Strategik Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang dengan Rembau Negeri Sembilan Malaysia (18-25 Juli 2011), Program Studi banding Malaysia Singapura (16-17 Juli 2011), dan Comparative Study Of Education in Japan ( Tokyo, Kyoto, Osaka, Nara dan Nagoya) pada 8-17 Juni 2013.

Wanita yang senang berorganisasi ini tergabung dalam beberapa organisasi seperti , anggota Musyawarah Guru Pembimbing ( Guru Bimbingan dan Konseling) Kota Padang Panjang mulai tahun 2007, sekretaris Forum Bimbingan dan konseling kota Padang Panjang 2009, anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kota Padang Panjang. Organisasi membentuknya menjadi wanita yang mandiri dan aktif, sehingga Ia mendapatkan berbagai Penghargaan. Diantaranya, penghargaan guru favorit Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang 2004, Guru teladan peringkat 2 kota Padang Panjang tahun 2008, tim perancang pembuatan modul Pengembangan Diri Diniyyah Counseling Centre Diniyyah Puteri Padang panjang, penghargaan memberikan motivasi merancang masa depan di sekolah Kebangsaan Cengkau, Rembau, Negeri Sembilan, Malaysia, penghargaan memberikan motivasi Menghadapi Peperiksaan UPSR ( Persiapan menghadapi ujian akhir) di sekolah Kebangsaan Cengkau, Rembau, Negeri Sembilan, Malaysia, penghargaan sebagai tenaga pengajar Hafiz Quran di Sekolah Kebangsaan Cengkau, Rembau, Negeri Sembilan, Malaysia.

            Impian terbesar dari pendidik yang senang membaca buku Psikologi perkembangan, karangan JB.Hurlock, Tarbiyatul Aulad Karangan Fauzil Azim,Ensiklopedi Al-Quran, dan Ensklopedi Akhirat ini ingin menjadikan DCC terbaik di Asia, berangkat haji ke Baitullah dan berkunjung ke berbagai Negara seperti, Palestina, Mesir, Dubai dan   Finlandia. (Jummiati Oktariana, Diniyyah News Reporter)