BELAJAR MENJADI ORANGTUA

3-Cover-Mengasuh Dengan Bahasa Cinta-New-2                        Judul              : Mendidik Dengan Bahasa Cinta

Pengarang     : Fauziah Fauzan & Eva Delva

Penerbit         : Diniyyah Research Centre

Tebal buku    : 111 halaman

            Saat seseorang ingin menekuni sesuatu profesi, maka dibutuhkan pendidikan yang sesuai dengan profesi yang ia inginkan tersebut. Misalnya, saat seseorang ingin menjadi dokter, maka terlebih dahulu ia diharuskan menjalani pendidikan di fakultas kedokteran. Tapi, lain halnya menjadi orangtua. Jarang ada orang yang ingin belajar menjadi orang tua, sebelum ia hendak menempuh hidup berumah tangga. Sehingga ketika dikaruniakan seorang anak, mereka kewalahan. Akibatnya, terjadi beragam kesalahan dalam mendidik anak tersebut.

            Harus diakui, sebagian besar orangtua akan mendidik anak-anak mereka seperti orangtua mereka mendidik dahulunya. Padahal, ada beragam kesalahan yang terkadang tak disadari telah dilakukan oleh orangtua di zaman dahulu. Di samping itu, zaman yang telah berubah menyebabkan beberapa metode mendidik yang dahulunya dianggap wajr-wajar saja menjadi tidak relevan lagi.

            Dalam buku ini dijelaskan 13 macam kesalahan yang seringkali dilakukan oleh orangtua. Namun, seringkali hal itu dianggap bukan sebuah kesalahan. Mulai dari kebiasaan memerintah anak, menyalahkan, meremehkan, membandingkan, mencap/melabeli, mengancam, menasehati, membohongi, menghibur, mengkritik, menyindir, menganalisa, dan mengungkit. Disebabkan oleh kesalahan orangtua tersebut, si anak akhirnya menjadi pembangkang, mudah tersinggung, pemarah, tak betah di rumah dan bermacam sikap tak baik lainnya.

            Buku ini memberikan solusi kepada setiap orangtua bagaimana mendidik dengan bahasa cinta. Sehingga sang anak merasa dihargai. Sebab, hanya yang memberi cinta yang akan dicintai. (Riki Eka putra)