Kunjungan Kedubes Amerika Serikat Jakarta ke

Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang

WhatsApp Image 2022-05-23 at 18.41.36

 

            Senin, 23 Mei 2022, Kedubes AS Jakarta berkunjung ke Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang. Rombongan kedubes yang dipimpin oleh Asisten Atase Budaya untuk Pertukaran Profesional dan Program Budaya, Bapak Leo Jilk. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka kerjasama tiga program Kedubes AS yang meliputi pertukaran profesonal, program budaya dan pertukaran pemuda.

            Pada pertemuan sore tersebut ibu Fauziah Fauzan, SE.Akt,Msi menjelaskan mengenai sejarah, kurikulum, divisi otonom, kerja sama dan proyek karya santri Diniyyah Puteri. Acara dilanjutkan dengan tamu ramah bersama para santri Madrasah Aliyah Swasta Kulliyatul Muallimat El Islamiyah (MAS KMI) di Aula Zainuddin Labay el Yunussy.

            Bapak Leo Jilk dan rombongan disambut dengan penampilan musik tradisional talempong oleh para santri. Kemudian acara dilanjutkan dengan temu ramah serta diskusi mengenai tiga program unggulan Kedubes AS bersama para santri. Peserta acara sangat antusias dan dua orang santri bernama Fazatil Husainah dan Nadia Izzati Firmansyah berkesempatan mengajukan pertanyaan pada pihak kedubes mengenai budaya Amerika dan peluang melanjutkan sekolah di negeri Paman Sam.

WhatsApp Image 2022-05-23 at 18.40.57

 

            Acara ditutup dengan jamuan makan sore di Arfa Cafe. Sebelum sampai ke Kafe rombongan Kedubes berkesempatan melihat proyek karya santri. Kedubes beserta rombongan disambut oleh Sabai dan Midun, dua robot pelayan kafe karya santri. Pada kesempatan ini Bapak Leo berfoto dengan robot tersebut dan kemudian menyantap hidangan yang telah disediakan.

            Bapak Leo Jilk pada kunjungan perdananya di Diniyyah Puteri mengatakan “Sangat senang sekali bisa berkunjung ke Diniyyah Puteri sekaligus takjub dengan peran Diniyyah Puteri dalam membangun bangsa, dan kiprah perempuannya yang secara turun termurun berkontribusi pada negara. Fasilitas Diniyyah Puteri juga sangat baik, memiliki banyak ekstrakurikuler yang dapat diminati oleh para santrinya dan usaha Diniyyah Puteri dalam membangun relasi juga luar biasa dalam dunia Internasional”

            Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri turut memberikan komentarnya pada kunjungan ini “Kita merasa senang telah dikunjungi Kedubes AS, ini juga menjadi sarana berbagi wawasan dan informasi serta kolaborasi mengenai program kedubes dan Diniyyah Puteri jua menjadi peluang untuk kerja sama sosial serta pertukaran pelajar santri untuk bersinergi membangun dunia.(TasyaSabila/DiniyyahNews)

Dauroh Sohibul Qur’an II STIT Diniyyah Puteri

dsq.jpg

            Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Diniyyah Puteri Rahmah El Yunussiyah, Padang Panjang melaksanakan Dauroh Qur’an berupa pelatihan menghafal al-Qur’an pada tanggal 11-18 April 2022. Kegiatan ini diikuti oleh 78 peserta yang berasal dari mahasiswi STIT Diniyyah Puteri dan siswi sekolah menengah atas berbagai daerah di Sumatera Barat. Acara ini dibuka secara resmi di Aula Zainuddin Labbay El Yunussy oleh ketua STIT, Syarifatul Hayati Lc,MA dan dilaksanakan di Diniyah Outbound Agro. Acara yang bertemakan “Menggapai Mahabbah Menjadi Pribadi Qur’ani” ini bertujuan untuk membuat generasi muda lebih dekat dan mampu menjadi sahabat Al-Qur’an”

            Kegiatan ini tidak hanya terfokus pada menghafal Al-Qur’an tapi juga diisi oleh berbagai kegiatan agama lainnya seperti kajian yang dibawakan oleh Dosen STIT Diniyyah Puteri, Qiyamullail berupa sholat sunnah malam yang dikerjakan secara berjamaah dan iftar jama’i. Selain kegiatan keagamaan juga ada acara senam setiap pagi dan outbound bersama trainer Dr.Juliwis Kardi,MA.

            Para peserta dalam sehari memiliki lima sesi hafalan yang dibimbing oleh para musyrifah yang merupakan mahasiswi STIT Diniyyah Puteri. Meskipun jadwal menghafal yang padat, namun para peserta tetap senang dalam menghafal. Mereka tetap bersemangat dan antusias terutama saat game bersama musyrifah dan panitia.

dsq2.jpg

            Syarifatul Hayati, Lc,MA dalam sambutannya mengungkapkan “Kami berharap para peserta yang mengikuti acara Dauroh ini semakin bersemangat dan mampu menjadikan al-Qur’an sebagai sahabat dalam hidupnya serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari”

            Narti selaku Ketua Panitia Dauroh Sohibul Qur’an mengungkapkan “Semoga dengan adanya pelaksanaan dauroh ini bisa menjadi peluang bagi setiap insan yang mengikutinya untuk selalu membersamai Al-Qur’an, membumikan Al-Qur’an dan selalu menghadirkan Al-Qur’an disetiap langkah kehidupan dunia menuju akhirat kelak”

            Salah satu peserta acara Dauroh ini Merynawati menyampaikan kesannya “Kakak merasa senang bisa mengoptimalkan bulan ramadhan bersama Al-Qur’an dan belajar banyak mengenai hakekat, kedudukan dan kemuliaan al-Qur’an yang membuat kami semakin cinta kepada Al-Qur’an”(TasyaSabila/DinyyahNews)

Grand Opening Sabiekah House of Basiba

 

WhatsApp_Image_2022-06-28_at_2.47.44_PM.jpeg

 

Sabtu, 16 April 2022Sabiekah House of Basiba, sebuah divisi otonom dibawah Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang yang khusus memproduksi Baju Basiba melakukan Grand Opening di Aula Zainuddin Labay El Yunussy. Acara ini dimulai pukul 08.00-10.00 wib. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua PKK Provinsi Sumatera Barat, Harneli Mahyeldi, Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat yang diwakili oleh Aprimas, S.Pd,M.Pd, Ketua PKK Kota Padang Panjang, Dr. Dian Puspita Fadly Amran dan Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang, Fauziah Fauzan El Muhammady serta Brand Ambassador Sabiekah, Nada Sikkah serta seluruh tamu undangan dan alumni Perguruan Diniyyah Puteri yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Diniyyah (IKD)

Acara ini diawali oleh pembacaan ayat suci al-Qur’an dan dilanjutkan dengan sambutan Fauziah Fauzan. Dalam sambutannya beliau berujar “ Saya bersyukur Sabiekah bias melaksanakan Grand Opening di bulan yang penuh berkah ini. Ini merupakan upaya kita sebagai perempuan minang dalam menjaga budaya. Semoga baju basiba menjadi baju yang dicintai oleh muslimah Indonesia dan manca Negara”

Harneli Mahyeldi mengucapkan “Saya sangat takjub dengan Rahmah El Yunussiyyah yang menjadikan Baju Kurung basiba sebagai seramag keseharian Diniyyah Puteri. Alhamdulillah budaya ini sampai saat sekarang masih terus bertahan. Baju Basiba saat ini sudah dikenal secara nasional semoga kedepannya semakin dikenal di kancah Internasional”

Dr. Dian Puspita Fadly Amran, mengungkapkan “Saya sangat mengapresiasi Perguruan Diniyyah Puteri yang melestarikan Baju Basiba dalam kesehariannya. Semoga dengan adanya Grand Opening Sabiekah warga Padang Panjang mampu membudayakan pemakaian Baju Basiba dalam kehidupan sehari-hari”

Acara berlangsung dengan khidmat semua tamu hadirin yang hadir mengikuti dan menyimak jalannya acara dengan baik. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Talkshow dan Trunkshow yang termasuk kedalam series kegiatan festifal matrilineal.(SyifadanTasya/DiniyyahNews)     

Talkhshow Sabiekah : Fashion, Filosofi, Budaya dan Matrilineal

 

WhatsApp_Image_2022-06-28_at_2.41.22_PM.jpeg

 

 

Guna lebih memperkenalkan Baju Kurung Basiba kepada perempuan Minangkabau, Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang menggelar Talkshow saat Grand Opening “Sabiekah” House of Basiba, di aula Zainuddin Labay El Yunusy, Sabtu (16/4/2022)

            Talkhshow bertema “Baju basiba : Fashion, Filosofi dan Buddaya Matrilineal” ini dipandu langsung oleh Pimpinan Perguruan Dinyyah Puteri Padang Panjang Fauziah Fauzan yang dihadiri oleh lima narasumber yaitu Bundo Kanduang Provinsi Sumatera Barat Puti Reno Raudha Taib, Pakar Antropologi Unand Sri Setyawati, Anggota DPD RI Emma Yohana, Komisaris Utama PT Paragon Technology and Innovation Nurhayati Subakat dan nada Sikkah sebagai Brand Ambassador Sabiekah.

            Pada talkshow tersebut, Bundo Puti menjelaskan filosofi Baju Basiba dan eksistensinya pada hari ini. Beliau menjelaskan kekhasan dari Baju Kurung Basiba bias dilihat pada bentuk yang longgar, memiliki siba, kikik pada ketiak, lengan panjang sampai tangan, leher tanpa kerah dan bagian depan sedikit dibelah sebatas dada.

            “Dari kekhasannya tersebut, ia memiliki makna keunikan masing-masing juga. Dua siba yang berada di samping baju da nada pertemuannya, menandakan perempuan itu adalah sumber keturuanan yang harus dijaga lurus dan Baju Basiba memiliki dua nilai pokok agama dan adat yang dipadukan” ujar Bundo Puti.

            Sri Setyawati sebagai pakar antropologi juga menjelaskan Baju Basiba dalam Budaya Matrilineal ia berucap “Baju Basiba menunjukkan identitas dan posisi seseorang sebagai wanita Minangkabau”

            Emma Yohana pada talkshow ini juga menjelaskan eksistensi baju basiba di tingkat dunia. Sebagai seorang duta budaya Sumatera Barat yang kini duduk sebagai senator di DPD RI beliau menjelaskan bahwa tugas kita dan generasi muda untuk memperkenalkan Baju Basiba ketingkat dunia. Karena Baju Basiba memiliki keunikan dan masih original.

            Nurhayati Subakat, alumni Perguruan Diniyyah Puteri juga berkomentar “Baju Basiba melegenda sepanjang masa”

            Nada Sikkah sebagai Brand Ambassador Sabiekah kagum dengan adanya baju basiba yang mampu menghadirkan baju syar’I sesuai kebutuhan pra muslimah. Ia juga berujar “Walaupun ini baju khas perempuan Sumatera Barat dengan keademan bahan dan berkualitas tinggi dan juga sesuai dengan syariah Baju basiba membuat semua orang nyaman memakainya. Saya yakin baju ini bias mendunia oleh wanita-wanita muslimah”

             Saat acara talkshow berlabgsung para penonton sangat antusias menjelaskan. Terutama saat Bundo Puti menjelaskan filosofi baju basiba yang sesekali mengundang gelak tawa penonton. Kemudian acara dilanjtkan dengan tanya jawab antara penonton dan narasumber. Selanjutnya acara ditutup dengan penampilan musik tradisional talempong dan penampilan sholawat yang dibawakan oleh Nada Shikkah. (Tasya Sabila/Diniyyah News)

             

You are here: Home News and Events