DSC 0098web

Diniyyah Puteri mendapat kunjungan istimewa dari pimpinan dan para pendidik Ma'had Ihya As-Sunnah Tasikmalaya Jawa Barat. Kunjungan selama dua hari (9-10 Februari 2018) ini bermaksud melakukan observasi dan mengambil ilmu serta manfaat di Perguruan Diniyyah Puteri.

DSC 0071web


Ustadz Maman Suratman sebagai pimpinan Mahad Ihya As Sunnah menyatakan kekaguman dan ketertarikannya untuk mengetahui lebih banyak aktivitas yang dilakukan badan-badan otonom di Diniyyah Puteri. Kunjungan kemudian juga dilanjutkan ke Asrama, MI, dan RA Rahmah El Yunusiyyah. (Diniyyah Public Relation)

DSC 0120web

DSC 0206web

Kunjungan rombongan Komuniti Jejak Tarbiah dan Kepala Tandika Islam Little Caliph, Pelajar Integrated Islamic School Shah Alam Malaysia ke Diniyyah Puteri, pada hari Selasa 6 Februari 2018. Kunjungan ke sejumlah pondok pesantren di Padang Panjang ini adalah dalam rangka aktivitas "tapak tilas" perjuangan ulama Sumatera Barat yang diberi nama "Kembara HAMKA" dan dikuti oleh lebih dari 100 orang.Ibu Zizi menyambut langsung tamu dari Malaysia ini dan mempresentasikan tentang sejarah perjuangan Bunda Rahmah, alumni Diniyyah Puteri asal Malaysia, dan pentingnya kurikulum Quba sebagai sistem pendidikan tarbiyah dari play group sampai perguruan tinggi.

DSC 0213web


Rombongan kemudian diajak mengunjungi RA & Play Group Rahmah El Yunusiyyah. Sedangkan pelajar dari Integrated School Shah Alam diajak berkeliling sekolah ditemani beberapa santri MA KMI Diniyyah Puteri. Mereka tampak senang karena mempunyai sahabat baru dari negeri jiran, mereka pun bertukar kontak untuk bisa berkomunikasi lebih lanjut. (Diniyyah/Public Relation)

websiteDSC 0203

Sains”,mendengar kata ini beberapa orang langsung berpikir tentang rumitnya rumus-rumus. Banyak yang mengira kalau belajar sains itu sangat sulit. Ilmu sains memang terpaut dengan beberapa mata pelajaran yang membosankan dan sulit bagi sebagian orang seperti, Matematika, Kimia, Biologi dan Fisika. Tapi sebenarnya ilmu sains adalah hal yang menyenangkan untuk dipelajari. Bahkan belajar sains bisa sambil bermain.

Diniyyah Puteri baru-baru ini mengenalkan asyiknya belajar sains kepada siswa-siswa Sekolah Dasar se-Sumatera Baratdalam acara Workshop Science yang dilaksnakan pada Senin (22/1/2018). Kegiatan yang bertema “Indonesia Main Sains” ini dilaksanakan atas kerjasama salah satu unit Diniyyah Puteri yaitu Diniyyah Sains Centre (DSC) dengan  Rumah Sains Ilma yang berpusat di Pamulang, Tangerang.

websiteDSC 0184

Kegiatan yang bertempat di Aula Zainuddin Labay El Yunusiy ini mulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini dinarasumberi langsung oleh salah satu tokoh sains Indonesia yaitu A. Muzi Marpaung bersama tiga orang timnya. Sekolah yang mengikuti kegiatan ini boleh mengutus sebanyak tiga orang siswa dengan satu orang guru pendamping.

“Mengenalkan sains kepada siswa-siswa sekaligus memberikan inspirasi kepada guru mengenai belajar sains yang asyik dan menarik merupakan target utama dari kegiatan ini. Salah satu rangkaian acara adalah melakukan percobaan sains yang dibimbing langsung oleh narasumber selama dua jam. Peserta yang berjumlah 182orang ini dikenakan registrasi 25.000/orang,” ucap Yudya Azzahri S.Pd selaku panitia acara saat ditemui di kantor DSC.

Nabila Zoraya dan Sucia Febrawati, Guru MI Diniyyah Puteri, mengatakan bahwa mereka sangat mengapresiasi acara ini karena acara ini sangat luar biasa. Selama ini mengenal pelajaran sains itu hanya dengan rumus-rumus dan anak-anak merasa rumit dengan banyaknya rumus yang diajarkan. Tapi di kegiatan ini diajarkan bagaimana caranya mengajarkan sains itu dengan asyik sekaligus bermain. Dalam setiap permainan itu terdapat ilmu sains.(Rahmi Yulianti/Diniyyah News Reporter)

 homestay Beppu

Hari ini, 16 Januari 2018, kmi berkunjung ke Beppu Incineration untuk belajar sistem pengolahan sampah di kota Beppu - Jepang, . Rombongan disambut hangat oleh kepala Beppu Incineration. Ternyata dahulu belaiu pernah bertugas di Lhouksuemawe Aceh. 

Beliau pun menjelaskan alur pengolahan sampah sebagai berikut: Pertama, sampah dipisahkan sejak dari masing-masing rumah tangga, yaitu sampah biasa dan sampah berupa botol bekas. Kedua, sampah botol akan didaur ulang. Ketiga, sampah biasa dikeringkan menggunakan mesin dan crene besar, dibakar sebanyak dua kali. Uniknya, Sistem Ini dikontrol dan dijalankan hanya oleh 4 orang.

Dan terakhir, hasil pembakaran sampah dijadikan tenaga listrik di Kota Beppu, sedang sisanya dijual.

Luarbiasanya, Beppu Incineration ini dilengkapi dengan gedung Ppertunjukan, ruang display, dan ruang pertemuan yang sangat bagus sehingga anak-anak sekolah bisa dengan mudah belajar banyak di Beppu Incineration ini. 

26733837 2010722062272993 6753739381396681057 n

"Sampah dari rumah sakit dan pabrik tidak diolah disini, berbahaya!" katanya:-. Sampah dari rumah sakit dan pabrik diolah oleh perusahaan khusus yang memiliki keahlian di bidang Ini. Mereka  mengingatkan agar kita hati-hati membakar sisa obat-obatan di rumah.

Bu Zizi dibantu Ibu Taki punya rencana agar sebuah Mini Incineration ini bisa dibuat di Diniyyah Puteri Padangpanjang, dengan bekerjasama dengan perusahaan Hitachi. Kita do'akan semoga cepat terwujud ya. (source: Laili Ramadani)

 

You are here: Home News and Events