30443267 1996802120581834 7685315454696423424 o

Malam Bina Iman Taqwa (MABIT), merupakan salah satu kegiatan sekolah yang perlu digalakkan dalam meningkatkan semangat beribadah dan berakhlak mulia para generasi muda. Beberapa waktu lalu, MIS Rahmah El Yunusiyyahsukses mewujudkan kegiatan MABIT yang diikuti sebanyak 56 orang pesertayang terdiri dari pelajar kelas V.

Salah seorang peserta mengungkapkan perasaannya,“Saya sangat senang dengan MABIT ini, karena bisa menjalankan rangkaian kegiatannya bareng sama teman-teman. Selain itu kami dilatih membaca Al-Quran dengan pemberian materi tajwid serta guru yang baik, tutur Salwa Syarif dengan tersenyum.

Wakil Kepala MIS REY, Ibu Siska Margareta mengatakan bahwa acara yang dilaksanakan pada tanggal 6 sampai 7 April 2018 yang bertema “Dengan MABIT Kita Ciptakan Insan yang Cinta Al-Quran” ini bertujuan agar murid kelas lima bisa mantap membaca Al-quran dengan tajwid yang benar dan jelas. Disamping itu juga untuk melatih kemandirian dan kedisiplinan para murid.

“Saya suka ikut MABIT kali ini bertemakan Al-Quran karena saya hobi membaca Al-Quran. Saya juga berimpian ingin menjadi Qori terbaik Indonesia di masa depan, ungkap Adil Andriansyah Syaputra penuh semangat saat ditanyai reporter di depan kelasnya. (Lelen Sartika Woyla, Diniyyah News Reporter)

 

29751082 1719440211412490 49660164 n

Melatih tingkat kefokusan dan kreatifitas santri, serta mencari siswa berbakat untuk lomba robot tingkat selanjutnya, merupakan salah satu tujuan dari kegiatan Diniyyah Sanis dan Robot Competition (DSRC),” ucap salah satu panitia saat menyampaikan aturan perlombaan. Kegiatan yang bertempat di Aula Zainuddin Labay El Yunusiy ini dimulai dari pukul 08.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Kamis-Sabtu, (29-31/3/18).

Kegiatan yang diadakan oleh Diniyyah Sains Centre (DSC) ini dipersembahkan untuk seluruh siswa Diniyyah Puteri dari tingkat Madrasah Ibtidaiyyah (MI), Madrasah Tsanawiyyah Diniyyah Menengah Pertama (MTs DMP) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sertaMadrasah Aliyah Swasta Kulliyyatul Mu’allimaat El Islaamiyyah (MAS KMI) Diniyyah Puteri.

29852901 1719440214745823 380795010 n

Kompetisi ini memiliki lima kategori untuk masing-masing tingkat. Pertama, Sentra MI Competition,merupakan kompetisi untuk mengasah konsetrasi dan kreatifitas siswa dalam menyusun pola berbentuk labirin menggunakan Lego Brick. Kedua, Intra MI Competition, kompetisi untuk mengasah kosentasi dan keaktifitasan siswa dalam merakit mobil dengan menggunakan set Lego Education yang dapat bergerak dengan tenaga karet (Rubber Car). Ketiga, MTs DMP/SMP Competition, yaitu kompetisi untuk mengasah konsentrasi dan kreatifitas siswa dalam merakit sebuah robot dengan menggunakan set Lego Mindstorms EV3 yang mampu berjalan dalam labirin. Keempat, MAS KMI Competitiion, sebuah kompetisi ntuk megasah konsentrasi dan kreatifitas siswa dalam membuat robot Line Follower. Line follower adalah sebuah perlombaan robot lego yang dirancang untuk mengikuti garis tertentu. Kelima, Open Category, kategori ini usia peserta tidak dibatasi. Pada kategori ini yang akan dilombakan adalah membuat gambar mascot dengan tema DSRC.

Yudya Azzahri selaku Direktur DSC ikut mengutarakan rasa bangganya dengan mengatakan acara hari pertama berjalan dengan lancar dan peserta begitu antusias. Untuk kedepannya DSC akan coba untuk terjun ke tingkat yang lebih tinggi. Minimal tahun depan sudah mengadakan untuk tingkat Sumbar. Setelah DSRC ini akan dicari bibit unggul yang akan bisa dilatih lagi untuk mengikuti lomba robot tingkat selanjutnya seperti nasional maupan internasional. (Rahmi Yulianti/Diniyyah News Reporter)

DSC 0288web

Di tengah kesibukan Duta Besar Indonesia untuk Maroko di kota Padang, beliau menyempatkan diri untuk berkunjung ke Diniyyah Puteri Padang Panjang pada hari selasa, 20 februari 2018 kemarin. Kedatangan Dubes RI untuk Maroko, bapak E.D Syarief Syamsuri bersama istri dan First Secretary, bapak Hanung Nugroho disambut hangat oleh Ibu Zizi di lobby Kantor Perguruan Diniyyah Puteri.

DSC 0284web

Diniyyah Puteri sangat berterimakasih kepada Bapak Dubes karena atas bantuan beliau-lah kerjasama antara Diniyyah Puteri dengan sejumlah perguruan tinggi di Maroko berjalan sukses hingga saat ini.  Belasan alumni Diniyyah Puteri saat ini juga sedang melanjutkan studi di Maroko.Bapak Dubes kemudian berdiskusi akrab dengan seluruh santri MA KMI di aula Zainuddin Labay el Yunusy.
Diskusi ini diadakan mengingat tingginya antusias dan minat santri MA KMI untuk berkuliah di Maroko.Alhamdulillah, banyak santri merasa puas dan semakin percaya diri untuk kuliah di luar negeri, khususnya Maroko. (Public Relation/Diniyyah Puteri)

DSC 0063web

Buku adalah jendela dunia”, pepatah ini tidak bisa dipungkiri kebenarannya. Bagaimana tidak? Di dalam buku banyak sekali pengetahuan-pengetahuan yang dapat mendorong manusia menjadi lebih baik. Membaca buku memberikan banyak pengetahuan, menambah wawasan, bahkan kita berinovasi untuk masa depan. Untuk mewujudkan hal tersebut, selain perpustakaan besar, santri Diniyyah Puteri juga membuat pojok baca mini yang berada di depan kelas.

           Pojok Baca dibuat agar menarik minat santri dalam membaca. Sehingga santri yang suka membaca namun berat untuk melangkahkan kaki ke perpustakaan, bisa langsung membaca di depan kelas. Buku-buku yang digunakan untuk mengisi pojok baca ini adalah buku sumbangan yang dikumpulkan dari seluruh santri, mahasiswi, guru, serta karyawan Diniyyah Puteri sendiri. Mulai dari buku cerita yang berbasis islami, inspirasi, motivasi, buku pengetahuan, dan buku-buku yang bermanfaat lainnya.

            “Kami sangat senang dengan adanya perpustakaan mini ini, karena kami bisa membaca kapanpun setelah proses pembelajaran tanpa harus susah payah ke perpustakaan terlebih dahulu. Setelah keluar dari kelas, kami bisa langsung duduk di kursi depan kelas dan membaca. Sehingga dengan ini pengetahuan kami terus bertambah”, tutur Susmanisa dan Fazila, santri MTs. DMP. (Bona Ligusti/Diniyyah News Reporter)

You are here: Home News and Events