KUNJUNGAN REPORTER DINTEEN KE HARIAN SINGGALANG

Kunjungan ke Singgalang

Pada tanggal 10 Januari 2020, reporter Diniyyah News Teen beserta guru pembimbing menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat pembuatan Koran Singgalang, koran tertua di Sumatra Barat. Pabrik beserta kantornya terletak di ibukota provinsi, yaitu Kota Padang.

Rombongan tiba di Singgalang pada pukul 16.00 WIB. Di sana 9 orang anggota tim diberi kesempatan untuk bertemu dan berbincang langsung dengan salah satu redaktur Koran Singgalang, yakni Kak Lenggogeni. Tim dipersilahkan untuk masuk ke salah satu ruangan yang diberi nama Ratan Room. Sebuah ruangan yang memiliki ciri khas kayu rotan di dinding ruangannya.

Kunjungan Ke Singgalang 2

Di dalam ruangan, para anggota diberi kebebasan untuk bertanya kepada si redaktur. “Kak, apa sih tantangan tersendiri menjadi seorang jurnalistik ataupun reporter?” Salah satu pertanyaan diajukan kepadanya. Dengan ramah beliau menjawab pertanyaan yang diberikan. “Seorang jurnalis haruslah berani untuk melakukan wawancara dengan orang lain. Bahkan dengan pelaku tindak kriminal maupun korbannya. Rasa takut memang harus dilawan. Sampai kita mulai terbiasa dengan kondisi tersebut”.

Selain itu, banyak saran dan motivasi lainnya yang diberikan kepada tim dengan penuh antusias. “Seorang reporter haruslah menjadi sosok yang kuat,” ucapnya di sela-sela pembicaraan. Satu jam berselang berdiskusi di ruangan, pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan bingkisan kepada Kak Lenggogeni.

Kunjungan Singgalang 3

Kemudian, para anggota diajak untuk berkeliling di Singgalang. Mulai dari melihat proses pengeditan koran melalui komputer oleh editor sampai memperlihatkan mesin pencetakan koran. Tim juga melihat proses siaran langsung radio Sushi FM yang merupakan grup Singgalang.

Puas melihat-lihat dan belajar, pukul 17.30 WIB, kunjungan tersebut berakhir. Hal itu ditandai dengan foto bersama di depan kantor Koran Singgalang sebelum tim beranjak pergi kembali ke Diniyyah Puteri Padang Panjang. (Salsabila Tiara Farhani/MAS KMI Diniyyah Puteri)      

Wisuda STIT Diniyyah Puteri

 

wisuda201

Senin, (31/12/19), Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Diniyyah Puteri Rahmah El-Yunusiyyah Padang Panjang melaksanakan Wisuda Sarjana. Acara tersebut diadakan di Aula Zinuddin Labay El-Yunusiy. Mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Wisudawati berjumlah 25 orang dengan rincian S1 Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 16 orang dan S1 Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) sebanyak 9 orang.

wisuda202

Acara ini dihadiri oleh Walikota Padang Panjang, Koordinator Kopertais Wilayah VI Sumatera Barat, Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Waka Polres Padang Panjang, Kepala Cabang Bank BSM, Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri, Ketua STIT Diniyyah Puteri, Para Dosen dan Mahasiswi STIT Diniyyah Puteri, serta para undangan dan keluarga wisudawati.

Dalam kata sambutannya, Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA, mengucapkan selamat atas diwisudanya mahasiswi STIT Diniyyah Puteri. Mudah-mudahan gelar yang diberikan dapat dipergunakan dengan baik. Beliau juga mengucapkan selamat atas prestasi yang diperoleh. Semoga ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat untuk semua lapisan masyarakat.

wisuda203

Pimpinan Perguruan Diniyah Puteri, Fauziah Fauzan El Muhammady, SE, Akt, M.Si saat memberi sambutan mengucapkan selamat kepada mahasiswi yang sudah diwisudawati. Kuliah di STIT Diniyyah Puteri ini tidak mudah, apalagi menjadi seorang sarjana. Dua puluh lima orang inilah yang mampu dan berhasil sampai wisuda. Sedangkan banyak yang lainnya gugur di tengah-tengah proses perkuliahan dan pindah ke perguruan tinggi lain,”ucapnya.

Semua wisudawati sangat berbahagia. Salah satunya adalah Jummiati Oktariana. “Alhamdulillah senang sekali. Semuanya butuh perjuangan dan pengorbanan. Meskipun sambil bekerja, saya selalu meluangkan waktu agar bisa meraih gelar sarjana ini. Terima kasih buat semua pihak yang telah membantu, baik kepada dosen, sesama teman mahasiswi, maupun sesama guru,” ujar wisudawati Prodi PIAUD yang sewaktu kuliah sudah diterima mengajar di Raudhatul Athfal (RA) Rahmah El Yunusiyyah Diniyyah Puteri tersebut. (Cici Paramida/Diniyyah News)

Santri MAS KMI Diniyyah Puteri

Gelar Training Menulis di SMAN 14 Padang

Training SMAN 14 Padang 2

 

Memasuki pekan pertama semester ganjil TP 2019/2020, santri MAS KMI Diniyyah Puteri yang tergabung dalam Sanggar Rahmah Muda, menggelar training motivasi menulis kepada 30 siswa SMAN 14 Padang, Jumat (10/1) pagi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan semangat menulis siswa agar bisa menghasilkan sebuah karya.

Kegiatan ini menghadirkan motivator muda, Afira Azzahra, santri Kelas XI IPA MAS KMI Diniyyah Puteri. Acara berlangsung pukul 09.00-12-00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, Afira Azzahra yang juga Pimpinan Sanggar Rahmah Muda, memberikan beberapa tips menjadi seorang penulis kepada peserta yang dengan antusias mengikuti kegiatan tersebut dari awal hingga akhir. “Jadikan menulis sebagai wadah untuk menyebarkan kebaikan agar bisa menjadi ladang dakwah,” ujar Juara 1 Lomba Menulis Cerpen Tingkat Nasional ini.

Training SMAN 14 Padang 1

Di sela-sela training, Tim Sanggar Rahmah Muda lainnya turut memberikan beberapa Ice Breaking agar peserta yang didominasi perempuan tersebut lebih bersemangat.

Tak hanya sekedar teori, tapi di sesi terakhir acara, seluruh peserta dibimbing untuk menghasilkan karya berupa berita, puisi, esai, dan cerpen. Karya yang layak akan dikirimkan ke media massa agar siswa yang berbakat menulis lebih termotivasi untuk menghasilkan tulisan berikutnya.

Training SMAN 14 Padang 3

Kepala SMAN 14 Padang, Azwarman, S.Pd., M.M., menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua tim Sanggar Rahmah Muda beserta guru pembimbing yang telah berbagi ilmu di sekolah yang ia pimpin. Ia berharap akan banyak siswa SMAN 14 yang termotivasi untuk jadi seorang penulis. Selain itu, ia juga berkeinginan untuk melanjutkan kegiatan ini dengan membuat majalah sekolah agar dunia literasi yang mulai diaktifkan di sekolah tersebut kian berkembang di masa depan. (Alfirdausi/Diniyyah News)

Penulis Terbaik 2019 1web

Tak mudah bagi seorang santri meraih prestasi di bidang menulis. Di tengah kesibukan yang menyita waktu selama di sekolah dan asrama, santri harus pintar-pintar menyisihkan waktu untuk berlatih keras menghasilkan tulisan yang baik. Selain itu juga perlu mental yang kuat untuk bersaing dengan ribuan penulis lainnya, baik dari madrasah maupun sekolah umum lainnya.

Dalam rangka menghargai deretan prestasi santri di bidang menulis, Jumat (13/12) Perguruan Diniyyah Puteri mengumumkan penulis terbaik tahun 2019. Acara ini diadakan di aula Zainudin Labay El Yunusy, bertepatan dengan pembagian rapor dan kegiatan display program integrasi dan ekspedisi santri.

5 orang santri yang berhak menerima penghargaan yakni Afira Azzahra (kelas 11 IPS MAS KMI/Juara 1 Lomba Menulis Cerpen Tingkat Nasional di IAIN Batusangkar), Hanifah Syakirah (kelas 11 IPA MAS KMI/Harapan 2 Lomba Menulis Esai MAN IC Bengkulu Tengah), Yoiko Naomi (kelas 8 SMP/Harapan 3 Lomba Menulis Esai Festival Literasi Sekolah Kemdikbud RI) serta Fazatil Husainah (kelas 9 MTs DMP) dan Shalwa Khalisa Aqiilah (kelas 8 MTs DMP), Finalis Young Madrasah Research Kemenag RI.

Masing-masing santri yang berlatih menulis di bawah binaan Diniyyah Reserach Center (DRC) itu mendapatkan tabungan senilai Rp. 1.000.000 ditambah voucher belanja di mini market Diniyyah Puteri. Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri, Fauziah Fauzan, SE., Akt., M.Si.

Penulis Terbaik 2019 2web

Pembimbing menulis Diniyyah Puteri, Riki Eka Putra menjelaskan bahwa kelima santri tersebut adalah anggota Sanggar Rahmah Muda. Setiap minggu mereka berlatih menulis di DRC, baik tulisan jurnalistik (berita, esai, makalah, dll) maupun sastra (cerpen, puisi, novel, dll). Selain ikut lomba, santri juga rutin menulis di media massa, terutama di Harian Singgalang.

“Deretan prestasi di tahun ini adalah buah keseriusan santri berlatih selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.Semoga di masa yang akan datang kian banyak santri yang meraih prestasi sehingga bisa mengharumkan nama Diniyyah Puteri di kancah nasional bahkan internasional,” ujarnya.(Alfirdausi)

You are here: Home News and Events