Milad ke-97, Menuju Satu Abad Perguruan Diniyyah Puteri

 

WhatsApp Image 2020-11-04 at 11.49.57

 

 

Perguruan Diniyyah Puteri, Minggu (1/10) merayakan milad yang ke-97. Berbeda dengan peringatan di tahun-tahun sebelumnya, milad bertema ‘Menuju Satu Abad, Mendidik Generasi Membangun Negeri’ kali ini diadakan secara daring (dalam jaringan).  

Resepsi milad yang diadakan di Aula Zainudin Labay El Yunusy, dihadiri terbatas oleh santri, guru, dan karyawan Diniyyah Puteri. Pada acara tersebut, Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri, Fauziah Fauzan, SE.,M.Si, menyatakan bahwa milad kali ini spesial karena dirayakan oleh kalangan internal saja. Biasanya setiap kali milad, Diniyyah Puteri selalu mengundang tamu-tamu dari luar dan alumni. Sedangkan di masa pandemi ini semua santri guru dan karyawan bisa menyaksikan resepsi milad secara langsung. Spesialnya lagi, di milad kali ini semua santri, guru, dan karyawan menggemakan shalawat, bentuk kecintaan kepada Rasulullah Saw.

Selanjutnya, beberapa kata sambutan dari para tamu kehormatan dilakukan via Zoom Meeting. Diantaranya Ketua Yayasan Rahmah El Yunusiyyah, Kepala Kantor Kementerian agama Kota Padang Panjang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, dan Walikota Padang Panjang.  

Selain itu, turut dilakukan ‘Bincang Saran Menuju Satu Abad Diniyyah Puteri’ via Zoom Meeting bersama Prof. dr. Fasli Jalal, Sp. GK., Ph.D, Dra. Nurhayati Subakat, Apt., Hj. Emma Yohana, Pimpinan Diniyyah Puteri Lampung, Pimpinan Diniyyah Al Azhar Jambi, Pimpinan Diniyyah Pekanbaru, Ketua Ikatan Keluarga Diniyyah (IKD) Pusat beserta pengurus, IKD Jakarta, IKD Padang, IKD Medan, IKD Pekanbaru, IKD Bandung, dan IKD Bukittinggi. Dari bincang saran tersebut, didapatkan kesimpulan agar Diniyyah Puteri terus meningkatkan sistem pendidikan sehingga bisa menghasilkan santri yang berkarakter.

WhatsApp Image 2020-11-04 at 12.58.43

Dalam momentum milad ke-97 ini, Dra. Nurhayati Subakat, Apt., pemilik perusahaan kosmetik Wardah, yang juga alumni Diniyyah Puteri, memberikan bantuan Rp. 1 Miliar. Bantuan tersebut untuk membenahi asrama dan fasilitas pendukung lainnya guna mewujudkan pendidikan berkualitas di Diniyyah Puteri.

Guna memeriahkan acara, turut ditampilkan paduan suara dan pertunjukan talempong oleh santri. (Riki Eka Putra/Diniyyah News)      

MTsS DMP Diniyyah Puteri Terus Lahirkan Penulis Baru

IMG-20201103-WA0001

 

Menulis adalah ekstrakurikuler bertabur prestasi di MTsS DMP Diniyyah Puteri. Tak hanya sering meraih juara di berbagai lomba, tulisan santri MTsS DMP Diniyyah Puteri yang bergabung di ekskul ini seringkali dimuat di media massa. Salah satunya adalah di koran Singgalang. Sejak tahun 2010, ratusan tulisan santri menghiasi halaman koran terbesar di Sumatra Barat tersebut.

Di awal TP 2020/2021, satu orang santri lagi yang berhasil dimuat tulisannya yakni Syakira Illona Iqvel. Santri kelas 7 yang akrab disapa Cia ini menulis artikel berjudul ‘Mencintai Diri Sendiri’ yang dimuat koran Singgalang, edisi Kamis, 22 Oktober 2020.

“Alhamdulillah, senang sekali bisa dimuat. Awalnya Cia menulis sejak kelas 3 SD karena ingin menenangkan diri saat ada masalah. Sempat juga nggak percaya diri saat memperlihatkan tulisan pada orang lain. Semoga dengan menulis, Cia bisa jadi pengacara yang juga seorang penulis. Cia juga ingin membanggakan orangtua,” ucap Cia senang.

Meilina Roza, S.Pd.I, Kepala MTsS DMP Diniyyah Puteri berharap tulisan perdana ini jadi batu loncatan bagi Syakira Illona Iqvel untuk jadi penulis yang baik seperti beberapa kakak kelasnya yang sudah mengharumkan nama Padang Panjang di kancah nasional. Beliau turut menjelaskan bahwa semua santri MTsS DMP yang sering menang lomba berawal dari menulis di koran.

Sementara itu, Riki Eka Putra, ST, guru ekskul menulis MTsS DMP juga berharap Syakira Illona Iqvel terus berlatih keras untuk menghasilkan tulisan-tulisan yang lebih berkualitas. Guru yang sering menulis di koran tersebut turut berharap akan ada santri MTsS DMP lainnya yang bisa menembus media massa. (Alfirdausi/Diniyyah News)

 

English Time Mahasiswi STIT Diniyyah Puteri

WhatsApp Image 2020-02-05 at 10.24.00

 

 

 

Kamis (14/01), Dynamic English Course bekerja sama dengan Mahasiswi STIT Diniyyah Puteri mengadakan acara English Time. Acara yang bertempat di Aula Zainuddin Labay El Yunusy ini diadakan dalam rangka selesainya program speaking English basic 1 untuk mahasiswi semester 1 dan basic 2 untuk mahasiswi semester 3 guna menunjukkan progress yang sudah dicapai mahasiswi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri, Ibu Fauziah Fauzan El Muhammady, SE. Akt, M. SI, Ketua STIT Diniyyah Puteri, Ibu Syarifatul Hayati, Lc, M.A, Wakil ketua 2 dan 3, para dosen, serta Mahasiswi STIT Diniyyah Puteri.

Acara ini diadakan setiap selesainya program. Jika program berjalan dengan normal, maka acara tersebut diadakan sekali dalam dua bulan. Tema dari acara tersebut adalah English Time dengan judul It is time to enjoy speaking English. If you keep worrying about making mistakes English, your English will not improve.

Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi mahasiswi dan dosen agar mau berbicara Bahasa Inggris di depan umum sehingga jika acara ini diadakan secara rutin maka suasana bahasa Inggris di STIT Diniyyah Puteri bisa tercipta.

Mahasiswi semester 1 dan 3 yang telah selesai mengikuti program speaking English ditunjuk menjadi pembicara di depan audience. Mereka membicarakan suatu hal seputar kehidupannya seperti membicarakan kampus, dosen favorit, tentang keluarganya, hobinya, dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah, acara berjalan dengan baik. Saya berterimakasih untuk para dosen karena sudah mau berpartisipasi dalam acara ini. Jadi, sama-sama menunjukkan budaya mau belajar, baik mahasiswi maupun dari kalangan dosen. Mudah-mudahan acara ini banyak memberikan manfaat. Aamiin,” ucap Miss Refna Nelmi, ST., Pimpinan Dinamic English Course, saat diwawancarai.(Cici Paramida/Diniyyah News)

Ujian Keputrian

Kep4

Salah satu syarat kelulusan untuk santri MTsS DMP Diniyyah Puteri adalah harus lulus dalam ujian keputrian. Ujian keputrian merupakan ujian tentang kegiatan keputrian sebagai persiapan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga. Ada enam item yang diujiankan yaitu menata ruang, menata meja makan, menyapu dan mengepel, memasak, membersihkan kaca, serta menanam tanaman.

Kegiatan ini diadakan di lingkungan sekolah Diniyyah Puteri mulai tanggal 6-8 Januari 2020. Diikuti oleh seluruh santri kelas IX MTsS DMP dan SMP Diniyyah Puteri. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar para santri tahu bagaimana cara menjalankan perannya sebagai seorang putri yang sebenarnya atau bagaimana pekerjaan ibu rumah tangga.

Kep5Kep3Kep2

Kegiatan yang diadakan selama tiga hari ini juga memakai satu guru pendamping untuk satu item ujian. Guru pendamping tersebut mengajarkan kepada santri bagaimana mengerjakan pekerjaan tersebut. Setelah itu, santri akan mengerjakan pekerjaannya dengan sendirinya. Guru pendamping akan menilai setiap apapun yang dilakukan santri pada saat ujian sedang berlangsung.

Selain ujian keputrian di sekolah, juga diadakan di lingkungan asrama Diniyyah Puteri. Ujian di asrama ini ada tiga item yang diujiankan yaitu mencuci pakaian, merapikan lemari, serta menyusun sepatu dan sandal diraknya. Kegiatan ini dikoordinatori oleh wakil kepala asrama yang mana blangko penilaiannya diberikan oleh pihak sekolah. Setelah penilaian dilakukan, koordinator ujian ini akan melaporkan hasilnya ke pihak sekolah.

“Saya berharap santri yang mengikuti ujian ini memang tahu fungsinya itu seperti apa dan juga agar santri bisa meresapi dan memahami maksud dan tujuan dari ujian yang diadakan ini. Lalu agar mereka dapat mengaplikasikan ujian yang telah diikutinya dikehidupan sehari-hari sebagai persiapannya sebagai seorang ibu nantinya,” ucap Febrianti Dania, S.Pd.I, Wakil Kesiswaan MTsS DMP Diniyyah Puteri Rahmah El Yunusiyyah.(Cici Paramida/Diniyyah News)

You are here: Home News and Events