Baru! Dua Buku Terbitan Diniyyah Puteri

33455431 1772269729462871 2807044028841852928 n

Bertepatan dengan bulan Ramadan 1439 H, DRC Publishing (penerbit milik Diniyyah Puteri) kembali menerbitkan buku baru yaitu ‘18 Catatan Tentang Kita’ dan ‘Janji Surga dari Peri Kecilku’.

Manager DRC Publising, Riki Eka Putra, mengatakan bahwa buku ‘18 Catatan Tentang Kita’ ditulis oleh Resmamita, alumni MAS KMI Diniyyah Puteri yang kini menuntut ilmu di Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Buku tersebut sangat layak dibaca remaja yang masih dalam pencarian jati diri. Di dalamnya dijelaskan tentang 18 sikap yang harus dimiliki seorang remaja, mulai dari sikap mutu, bersih, sabar, hingga taqwa.

33186052 1772269732796204 3799701766556090368 n

Sedangkan buku ‘Janji Surga dari Peri Kecilku’ berisi beberapa kisah orang tua santri yang rela melepas putri tercinta untuk belajar di Diniyyah Puteri. Salah satu kisah yang dipaparkan sungguh mengharukan. Betapa seorang anak yang masih duduk di kelas VII MTs DMP menjanjikan surga kepada orang tuanya dengan cara menghafal alquran selama menuntut ilmu di Diniyyah Puteri. Di samping itu ada beberapa kisah lainnya yang tak kalah mengharukan.

33163088 1772270529462791 719058408174518272 n“Bagi yang ingin memiliki buku ini silahkan hubungi 082385697197 (Rahmi Yulianti) dan 085263533578 (Atmal Nasrion). Semoga kedua buku ini bisa memberikan manfaat bagi orang-orang yang membaca, baik itu keluarga besar Diniyyah Puteri maupun masyarakat luas,” ujar Riki Eka Putra. (Alfirdausi)

Santri MAS KMI Uji Kemahiran Bahasa Inggris ke IIUM Malaysia

web IUMM malaysia

Dalam rangka pemantapan Bahasa Inggris, 17 santri MAS KMI Diniyyah Puteri dan 1 orang pembimbing, belajar di Internasional Islamic Universitas Malaysia (IIUM), 1-22 April 2018. Pertama kali sampai di IIUM, santri disambut hangat oleh staf dan pelajar disana. Masing-masing santri mendapatkan big sister atau kakak angkat yang berasal dari berbagai negara berbeda seperti Turkey, Sudan, Tanzania, Djibouti, Kenya, India, South Africa dan masih banyak lagi.

Adanya kakak angkat yang sengaja dipilih bukan dari Indonesia, Malaysia atau Singapore, yang tidak mengerti bahasa Indonesia ataupun melayu adalah agar santri terjebak dalam posisi kepepetdan harus berbahasa Inggris agar big sister masing-masing mengerti. Dengan begitu, santri akan menggunakan jurus “the power of kepepet yang memaksa untuk menggunakan bahasa Inggris.

31395217 1747311635292014 4358130180271636480 n

Beragam agenda yang dilakukan para santri di sana. Ada listening dalam bahasa Inggris, latihan cara berpikir kreatif, dan berpikir positif. Mereka juga belajar asking and encouring person information bersama dosen dengan menggunakan strategi mind map. Di Diniyyah Puteri, santri juga sudah terbiasa belajar dengan strategi tersebut sehingga mereka tidak canggung lagi untuk melaksanakan aktivitas atau tugas yang sudah diberikan.

Selain itu pada malam harinya mereka juga belajar pelajaran di sekolah. Misalnya di jurusan IPA ada Biologi, Fisika, dan Kimia. Jurusan IPS ada Ilmu Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi. Mereka juga mengikuti outbond bersama mahasiswa. Selain itu mereka juga belajar tentang food and drink favourite in Indonesia serta belajar sosial politikal Indonesia.

Tidak hanya belajar, setiap hari Sabtu dan Minggu, santri mengunjungi tempat-tempat menarik, seperti Petronas Twin Tower, Pasar Seni, Pasar India, dan lainnya.

Aprila Insan Suci, S.Pd, Wakil Kesiswaan MAS KMI, mengatakan bahwa semoga dengan adanya kegiatan ini santri bisa membagi ilmu dengan teman yang lain dan mereka bisa mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. (Cici Paramida/Diniyyah Reporter)

Wisuda Tahfiz dan Syukuran MAS KMI yang penuh impian

31154333 1745640932125751 4590660409756745728 n

Sabtu, I5 April 2018, Wisuda Tahfiz dan Syukuran Santri Kelas XII MAS KMI diadakan di Aula Zainudin Labay ElYunusy. Acara ini dihadiri oleh seluruh santri MAS KMI, para guru, dan sejumlah karyawan Diniyyah Puteri. Acara ini berlangsung dari pukul 08.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Rangkaian acara terdiri dari kata sambutan Kepala MAS KMI Diniyyah Puteri, sepatah kata dari wali murid, ucapan perpisahan perwakilan santri kelas XII MAS KMI, dan pidato dari Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri serta pembacaan My Big Dream para santri. Selesai pembacaan My Big DreamPimpinan Perguruan, Fauziah Fauzan, membacakan perguruan-perguruan tinggi yang diambil oleh para santri.

31300110 1745640905459087 7248457825460944896 n

Dalam acara tersebut santri kelas XII juga mengikuti wisuda tahfiz. Tiap santri kelas XII disebutkan hafalannya masing-masing dan disebutkan juga judul karya ilmiah yang telah dibuat kemudian dipanggil untuk maju ke depan. Pada acara tersebut santri yang memperoleh hafalan tertinggi adalah Hardianti dari kelas XII IPA MAS KMI dengan hafalan 30 juz. Seperti tahun lalu, bagi santri yang meraih hafalan tertinggi akan mendapat penghargaan dari Diniyyah Puteri.

“Untuk Hardianti sudah kita siapkan tiket untuk kuliahnya di luar negeri. Terserahnegara apapun itu. Awalnya Hardianti memilih Kedokteran di Jerman, tapi karena ada kendala akhirnya tidak jadi. Hardianti akhirnya mengambil beasiswa di Jurusan Kedokteran UNAND. Nggak masalah. Kita alihkan tiket itu untuk membiayai kuliah Hardianti di UNAND,” ucap Fauziah Fauzan El Muhammady.

Selesai acara, wali santri menandatangani beberapa akad yang telah ditandatangi oleh santri sebelumnya. Akad tersebut mengenai peraturan-peraturan yang wajib dipenuhi oleh santri setelah meninggalkan Diniyyah Puteri. Akad tersebut berfungsi untuk mengontrol keadaan santri jika sudah tamat nanti dan akan mendapat sanksi jika akad tersebut dilanggar. Salah satunya perjanjiannya adalah tentang berbusana sesuai syariat. Jika terdapat santri melepas hijabnya atau berpacaran, maka ijazahnya akan ditarik kembali.

Kepala MAS KMI Diniyyah Puteri, Yusmaneli, S.Ag berharap semua santri MAS KMI yang sudah tamat bisa menjaga akhlaknya. Masing-masing hendaklah berpakaian sebagaimana di Diniyyah Puteri. Selain itu tak kalah penting untuk senantiasa menjaga pergaulan. (Ainun Afifah/Diniyyah News Reporter)

Santri KMI Bertafakur Alam ke Pulau Angso Duo

tafakur web2

Kegiatan merenungi penciptaan alam semesta atau disebut dengan tafakur alam kembali diadakan oleh pengurus organisasi PKM MAS KMI Diniyyah Puteri Padang Panjang. Acara ini diadakan pada tanggal 9 April 2018 yang diikuti oleh santri kelas X dan XI. Kegiatan yang diadakan di Pulau Angso Duo, Pariaman, ini dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB.

 

Kegiatan tafakur alam meliputi kegiatan membaca Al-Quran ditambah dengan menikmati alam sekitar. Santri dibagimenjadi beberapa kelompok untuk membaca ayat Al-Quran yang telah ditentukan jumlahnya berdasarkan kelompok masing-masing. Dengan demikian, seluruh peserta dapat mengkhatamkan Al-Quran lebih dari sekali. Selesai pembacaan Al-Quran santri dibebaskan untuk menikmati keindahan Angso Duo disertai dengan merenungi keindahan alam ciptaan Allah.

tafakur web

 

“Kegiatan ini bukanlah jalan-jalan untuk refreshing semata. Kegiatan ini bertujuan untuk merenungi kembali ciptaan Allah yang terhampar luas disekeliling kita. Semoga lepas dari perjalanan ini kita dapat mengambil pelajaran dari perenungan terhadap penciptaan alam semesta,” ucap Zakiatul Husna, ketua panitia pelaksana tafakur alam 2018.

 

Panitia pelaksana tafakur alam juga menyiapkan berbagai gamesbagi seluruh peserta. Gamepertama adalah rangking satu. Game ini merupakan permainan benar salah dengan menyisakan satu pemenang yang memengang rangking satu. Petanyaan game ini pun seputar agama yang sesuai dengan tema kegiatan. Selain itu, ada pula permainan acak kata yang diikuti oleh seluruh anggota. Semuanya terlihat ceria dan semangat mengikuti berbagai kegiatan tafakur alam.

 

Julastri Dwi Rizki, salah satu panitia, mengatakan bahwa gameyang diberikan bermanfaat untuk menambah suasana ceria setelah anggota berpikir mengenai alam semesta. Selain itu juga dapat mengingatkan kembali ajaran Islam dengan memasukkan berbagai pembahasan seputar agama kedalam sebuah permainan.

 

Lokasi terakhir tafakur alam adalah tempat penangkaran penyu di Pariaman. Santri tiba di sana selepasZuhur hingga menjelang Maghrib.Di sana, masing-masing melanjutkan pembacaan Al-Quran untuk menggenapkan tiga juz. Terakhir, santri ikut melepas anak-anak penyu di bawah arahan karyawan penangkaran. Pukul 17.30, santri meninggalkan Pariaman untuk menuju ke Diniyyah Puteri Padang Panjang. (Ainun Afifah/Santri MAS KMI Diniyyah Puteri)

 

You are here: Home News and Events